TUHAN KU TUHAN MU TUHAN KITA
Hidup adalah anugerah
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar – Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu – Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu – Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.
Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.
Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu mengaharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai – Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.
Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh – Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.
Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu – Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain – Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.
Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu – Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.
Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah itu.
NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI!
Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu.
Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.
Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, “Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.
Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk suratsingkat kepada gadis itu, “Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya.”
Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.
Rancangan yang Indah
Saat aku belum mengenal Mu,
Saat aku masih dalam kegelapan,
Kau sudah memilih aku.
Saat berjumpa dengan Mu,
Saat Kau perkenalkan diri Mu,
Kau beri aku keselamatan dan pengampunan
Saat aku mendekati Mu,
Saat aku belajar kepada Mu,
Kau membimbing aku.
Saat si Iblis tak suka,
Saat cobaan melanda,
Kau kuatkan imanku.
Saat penyakit menggerogoti tubuhku,
Saat tali tali maut mengikatku,
Kau ulurkan tanganMu.
Saat putus asa ku,
Saat hilang harapanku,
Kau beri janji masa depan penuh harapan.
Saat teman-teman menjauh dariku,
Saat orang-orang mencibir
Kau menemani aku.
Saat aku saksikan kasihMu,
Saat aku melayani Engkau,
Kau tarik semua mata memandang Mu
Saat aku berjalan melayani sesama,
Saat aku berjalan menyalurkan kasih MU,
Kau menyertai aku
Saat aku bersandar padaMu,
Saat aku hidup oleh percaya padaMu,
Kau buat musuhku bertekuk lutut.
Yesus...
Rancangan Mu jauh melebihi segala akal,
Kau buat yang mustahil menjadi nyata,
Rancangan damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan
Saat aku masih dalam kegelapan,
Kau sudah memilih aku.
Saat berjumpa dengan Mu,
Saat Kau perkenalkan diri Mu,
Kau beri aku keselamatan dan pengampunan
Saat aku mendekati Mu,
Saat aku belajar kepada Mu,
Kau membimbing aku.
Saat si Iblis tak suka,
Saat cobaan melanda,
Kau kuatkan imanku.
Saat penyakit menggerogoti tubuhku,
Saat tali tali maut mengikatku,
Kau ulurkan tanganMu.
Saat putus asa ku,
Saat hilang harapanku,
Kau beri janji masa depan penuh harapan.
Saat teman-teman menjauh dariku,
Saat orang-orang mencibir
Kau menemani aku.
Saat aku saksikan kasihMu,
Saat aku melayani Engkau,
Kau tarik semua mata memandang Mu
Saat aku berjalan melayani sesama,
Saat aku berjalan menyalurkan kasih MU,
Kau menyertai aku
Saat aku bersandar padaMu,
Saat aku hidup oleh percaya padaMu,
Kau buat musuhku bertekuk lutut.
Yesus...
Rancangan Mu jauh melebihi segala akal,
Kau buat yang mustahil menjadi nyata,
Rancangan damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan
Ketika Tuhan Mengatakan "Tidak"
Ya Tuhan ambillah kesombonganku dariku.
Tuhan berkata, "Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."
Ya Tuhan sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat.
Tuhan berkata, "Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."
Ya Tuhan beri aku kesabaran.
Tuhan berkata, "Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri."
Ya Tuhan beri aku kebahagiaan.
Tuhan berkata, "Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri."
Ya Tuhan jauhkan aku dari kesusahan.
Tuhan berkata, "Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada-Ku."
Ya Tuhan beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat.
Tuhan berkata, "Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal."
Ya Tuhan bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku.
Tuhan berkata... "Ahhhh, akhirnya kau mengerti !"
Kadangkala kita berpikir bahwa Tuhan tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi - siang - malam, tapi tak ada hasilnya. Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan - bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali.
Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya --- tanpa susah payah. Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan. Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhan terus meningkat.
Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan pilek, lalu kita melihat tukang es. Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada Tuhan) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu.
Begitu pula dengan Tuhan, segala yang kita minta Tuhan tahu apa yang paling baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Tuhan mengabulkannya. Karena Tuhan tahu yang terbaik yang kita tidak tahu. Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari "pilek" dan "demam".... dan terus berdoa.
"There's a time and place for everything, for everyone. God works in a mysterious way."
We won't know what is HIS plan, but one thing we have to believe HE always give us the best way eventhough it will hurt us..
6 Bahan Renungan Hari Ini
1. Jangan pernah menerangkan siapa dirimu kepada siapapun. Sebab, orang yang menyukaimu tidak membutuhkannya sedangkan orang yang tidak menyukaimu tidak mempercayainya.
2. Di saat kita bangun di pagi hari, kita memiliki dua pilihan. Kembali tidur dan bermimpi atau bangun dan mengejar mimpi itu. Pilihannya ada di diri kita sendiri.
3. Jangan mengucap janji di saat kamu senang. Jangan menjawab di saat kamu sedih. Jangan, mengambil keputusan di saat kamu marah. Berpikirlah dua kali, bersikaplah hati-hati.
4. Saat kamu tetap mengatakan kamu sibuk, kamu tidak akan pernah bebas. Saat kamu tetap mengatakan kamu tidak ada waktu, kamu tidak akan pernah punya waktu. Saat kamu tetap mengatakan bahwa kamu akan mengerjakannya besok, maka hari esokmu tidak akan pernah datang.
5. Kita membuat orang-orang yang peduli pada kita menangis. Kita menangis untuk orang-orang yang tidak pernah peduli pada kita. Dan kita peduli pada orang-orang yang tidak pernah menangis untuk kita. Inilah kenyataan hidup, memang aneh tapi nyata. Begitu kamu menyadarinya, tidak ada kata terlambat untuk berubah.
6. Waktu seperti sungai. Kamu tidak bisa menyentuh dua kali di air yang sama, karena arus yang telah berlalu tidak akan pernah datang lagi. Nikmatilah setiap kejadian dalam kehidupan ini
Artikelnya sangat menarik
BalasHapusInspiratif untuk di jadikan sumber referensi
BalasHapusInspiratif untuk di jadikan sumber referensi
BalasHapusInspiratif untuk di jadikan sumber referensi
BalasHapusPostingannya menarik sangat menginspirasi
BalasHapusArtikelnya sangat inspiratif
BalasHapusArtikelnya menarik dan inspiratif
BalasHapusgood post sekar . but lebih baik jangan di jadikan 1 postingan kar . di pisah ajah biar lebih mudah buat pembacanya
BalasHapusNice articles sekar...
BalasHapusmenarik, tapi lebih menarik jika tidak dijadikan satu
BalasHapusPostingan anda bermanfaat
BalasHapusSo touch... bisa dijadikan permenungan..
BalasHapustapi mungkin lain kali bisa di post sendiri2 untuk mempermudah para pembaca.
Over all, Nice article!!
God Bless
Postingan yang menarik :-) bagus (y)
BalasHapusmakasih sayang :)
Hapusbagus sekali
BalasHapusgood job
BalasHapusartikel yang benar benar bagus
BalasHapus